SKILL 33: KNOW WHEN TO USE THE PAST WITH THE PRESENT
SKILL 33: KNOW WHEN TO USE THE PAST WITH THE PRESENT
Menggabungkan bentuk masa lalu (past) dan masa kini (present) dalam satu kalimat sering kali menjadi masalah dan sumber kesalahan dalam tes TOEFL. Pergantian tenses (waktu) secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang masuk akal akan membuat kalimat tersebut menjadi salah secara tata bahasa.
🎯 ATURAN PAST VS PRESENT
- 1. Indikasi Kesalahan: Jika Anda melihat sebuah kalimat yang memiliki satu kata kerja bentuk past dan satu kata kerja bentuk present, kalimat tersebut kemungkinan besar tidak tepat.
- 2. Pengecualian: Bagaimanapun juga, penggabungan bentuk past dan present bisa saja menjadi kalimat yang benar.
- 3. Cek Makna: Jika Anda melihat bentuk past dan present muncul bersamaan, Anda mutlak harus memeriksa makna kalimat tersebut untuk menentukan apakah perpaduannya masuk akal atau tidak.
📝 Contoh Kasus Analisis Logika Tenses
💡 Pembahasan:
Contoh pertama bernilai salah karena maknanya tidak logis; tidak mungkin seseorang melakukan sebuah tindakan di masa lalu (took) sebagai akibat dari sesuatu yang baru dia inginkan di masa kini (wants). Contoh kedua benar karena menyamakan kedua verbs menjadi bentuk past yang logis. Pada contoh ketiga, perpaduan know (masa kini) dan took (masa lalu) dibenarkan karena maknanya logis: Saya tahu (di waktu sekarang) bahwa dia mengambil uangnya (kemarin, di masa lalu).
🚀 Tips & Trik Tambahan:
- Cari Keterangan Waktu (Time Markers): Kata-kata petunjuk seperti yesterday, last year, now, currently adalah kunci keselamatan Anda. Mereka memberikan sinyal pasti apakah sebuah klausa seharusnya memakai bentuk past atau present.
- Prinsip Kesejajaran Tenses: Apabila di dalam satu kalimat majemuk tidak ditemukan keterangan waktu spesifik, langkah paling aman adalah menyamakan bentuk tenses-nya. Jika klausa pertama menggunakan Present, usahakan klausa kedua juga berbentuk Present.
No comments