SKILL 47: USE ADJECTIVES AFTER LINKING VERBS
SKILL 47: USE ADJECTIVES AFTER LINKING VERBS
Secara umum, kata kerja biasa (regular verbs) akan diikuti langsung oleh kata keterangan (adverb) karena adverb tersebut bertugas mendeskripsikan kata kerjanya. Namun, Anda harus sangat berhati-hati jika kata kerja tersebut adalah linking verb (kata kerja penghubung). Sebuah linking verb wajib diikuti oleh kata sifat (adjective), bukan adverb, karena adjective tersebut berfungsi mendeskripsikan subjek kalimat.
🎯 POLA REGULAR VS LINKING VERBS
- 1. Regular Verb: Subject + Regular Verb + Adverb.
- 2. Linking Verb: Subject + Linking Verb + Adjective.
- 3. Kombinasi: Subject + Linking Verb + Adverb + Adjective.
- Kumpulan Linking Verbs: appear, be, become, feel, look, prove, seem, smell, taste.
📝 Contoh Kasus Koreksi Modifier
💡 Pembahasan:
Pada contoh pertama, kata kerja spoke diikuti oleh adverb nicely yang mendeskripsikan cara ia berbicara. Pada contoh kedua, looks adalah linking verb, sehingga diikuti oleh adjective nice yang mendeskripsikan subjek she. Pada contoh ketiga, sangat dimungkinkan menaruh adverb unusually setelah linking verb, dengan syarat mutlak adverb tersebut bertugas mendeskripsikan adjective (nice) yang muncul setelahnya.
🚀 Tips & Trik Tambahan:
- Waspadai Panca Indera: Mayoritas linking verbs berkaitan dengan panca indera atau keadaan (look, smell, taste, feel, seem, appear). Jangan pernah menaruh kata berakhiran -ly (Adverb) tepat setelah kata-kata ini jika tidak ada Adjective lain yang mengikutinya.
- Uji Subtitusi 'To Be': Jika Anda ragu apakah sebuah kata kerja itu linking verb atau bukan, coba ganti kata kerja tersebut dengan is/am/are. Jika kalimatnya tetap masuk akal (misal: "She looks nice" ➔ "She is nice"), maka itu pasti linking verb!
No comments